Booking Behavior Tamu Hotel Berubah, Hotel Kamu Siap?

blog-image

Perilaku tamu hotel hari ini sudah jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Jika hotel masih mengandalkan cara lama dalam menjual kamar, besar kemungkinan hotel sedang kehilangan potensi revenue tanpa sadar.

Perubahan booking behavior ini membuat strategi ecommerce hotel dan hotel marketing strategi tidak lagi bisa asal jalan. ecommerceloka akan membahas bagaimana perilaku tamu hotel berubah, dampaknya ke penjualan kamar, dan bagaimana ecommerceloka membantu hotel beradaptasi secara strategis.

Tamu Hotel Kini Lebih Banyak Riset, Lebih Sedikit Impulsif

Sebelum booking, tamu sekarang:

  • Membandingkan harga di banyak channel
  • Mengecek review dan rating lebih detail
  • Mengunjungi website hotel sebelum memutuskan

Artinya, keputusan booking tidak lagi instan. Website dan sistem ecommerce hotel berperan besar dalam meyakinkan tamu di tahap akhir.

Mobile Jadi Titik Awal Booking

Mayoritas tamu memulai pencarian hotel lewat smartphone. Jika website hotel lambat, tidak mobile-friendly, dan Booking engine ribet, maka potensi booking akan hilang sebelum tamu masuk tahap pembayaran. Inilah kenapa hotel marketing strategi hari ini wajib mobile-first.

Harga Bukan Satu-satunya Penentu

Booking behavior tamu menunjukkan satu hal penting: harga murah tidak selalu menang. Tamu kini mempertimbangkan:

  • Fleksibilitas kebijakan
  • Nilai tambahan (breakfast, experience, benefit)
  • Kepercayaan terhadap brand hotel

Strategi ecommerce hotel yang baik fokus pada value, bukan sekadar diskon.

Direct Booking Mulai Dipertimbangkan Serius

Dulu OTA jadi pilihan utama. Sekarang banyak tamu mulai:

  • Mengecek website hotel untuk harga pembanding
  • Mencari benefit eksklusif direct booking
  • Lebih percaya booking langsung jika prosesnya mudah

Hotel yang siap dengan sistem ecommerce hotel akan lebih mudah menang di tahap ini. Tampilan website, kecepatan loading, hingga copywriting berpengaruh besar terhadap keputusan booking. Hotel kompetitif memperlakukan website seperti toko online, bukan sekadar company profile. Inilah pendekatan ecommerce hotel modern yang mulai banyak diterapkan.

Dampak Perubahan Booking Behavior ke Hotel

Jika hotel tidak beradaptasi, risikonya:

  • Traffic tinggi tapi booking rendah
  • Ketergantungan berlebih pada OTA
  • Revenue stagnan meski iklan jalan

Di sisi lain, hotel yang menyesuaikan hotel marketing strategi dengan perilaku tamu justru lebih stabil secara revenue.

Bagaimana ecommerceloka Membantu Hotel Beradaptasi

ecommerceloka membantu hotel membaca dan merespons perubahan booking behavior melalui:

  • Optimalisasi website dan booking engine
  • Strategi ecommerce hotel berbasis data
  • Sinkronisasi marketing dan revenue management

Strategi ini membantu hotel tidak hanya mendapatkan booking, tapi juga meningkatkan kualitas revenue. Booking behavior tamu hotel sudah berubah, dan perubahan ini akan terus berlanjut. Hotel yang masih mengandalkan strategi lama akan tertinggal, sementara hotel yang berinvestasi pada ecommerce hotel dan hotel marketing strategi yang tepat akan lebih siap menghadapi persaingan. Jika hotel kamu ingin beradaptasi dengan perubahan ini secara strategis dan berkelanjutan, ecommerceloka hadir sebagai partner untuk membangun sistem penjualan hotel yang lebih modern dan efektif. Hubungi kami sekarang